<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522</id><updated>2012-02-16T20:13:20.771+08:00</updated><category term='Akhbar Alam Islami'/><category term='Da&apos;wah'/><category term='Komik'/><category term='Cerpen'/><category term='Pernikahan'/><category term='Renungan'/><category term='Ukhuwah'/><title type='text'>Akhwat Solehah, Ummi Murobbiyah</title><subtitle type='html'>Memburu Cinta Sejati, Dalam Rangka Mencari Keredhaan Ilahi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-3165423938816672464</id><published>2010-06-09T17:24:00.003+08:00</published><updated>2010-06-09T17:29:25.640+08:00</updated><title type='text'>Salam Kembali..</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;Assalamualaikum wbt buat semua pembaca Akhwatsolehah. Kami akhwatsolehah dan ummu_abdullah memohon ribuan kemaafan kerana sudah lama tidah mengupdated blog ini. Hampir satu setengah tahun dibiarkan tanpa sebarang info. Doakan kami supaya terus istiqomah dalam menyebarkan dakwah di alam maya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-3165423938816672464?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/3165423938816672464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=3165423938816672464&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3165423938816672464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3165423938816672464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2010/06/salam-kembali.html' title='Salam Kembali..'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-392950969435024401</id><published>2008-12-03T07:06:00.000+08:00</published><updated>2008-12-03T07:07:47.259+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ukhuwah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Tutuplah Keaiban Saudaramu</title><content type='html'>&lt;b&gt;BY Abu Abdullah&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui." (24:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwahfillah rahimakumullah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah amat murka kepada mereka yang menyebarkan keaiban di dalam masyarakat. Sehingga disebabkan mereka maka masyarakat menganggap kejahatan itu merupakan suatu yang biasa dan masyarakat merasa tidak aman daripada buah mulut orang lain. Kerana itulah Allah SWT mengharamkan mengumpat sebagaimana yang difirmankan di dalam ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mengumpat sebahagian yang lain. Suka kah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (49:12)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keaiban kadangkala dianggap suatu yang baik untuk dikongsi di atas banyak sebab, antaranya untuk melepaskan tekanan perasaan, untuk menimbulkan rasa insaf, sebagai pelajaran bagi orang lain, untuk menjadikan diri dipandang mulia, memberi alasan dan sebagainya. Atas apa alasan pun, membocorkan keaiban merupakan suatu yang dilarang oleh Allah dan Rasul. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang Muslim itu saudara bagi Muslim yang lain. Dia tidak menganiayanya dan tidak pula membiarkan dia teraniaya. Siapa yang menolong keperluan saudaranya maka Allah akan menolong keperluannya pula. Siapa yang menghilangkan kesusahan seorang Muslim, Allah akan menghilangkan kesusahannya di hari kiamat. Dan siapa yang menutup keaiban seorang Muslim, maka Allah SWT akan menutup keaibannya di hari akhirat." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang merosakkan nama baik atau harta benda orang lain, maka minta maaflah kepadanya sekarang ini, sebelum datang hari di mana mata wang tidak laku lagi. Kalau ia mempunyai amal baik, sebahagian dari amal itu akan diambil sesuai dengan kadar aniaya yang dilakukannya. Seandainya ia tidak mempunyai amal baik maka dosa orang lain itu diambil dan ditambahkan kepada dosanya." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiada seorang yang menutupi aurat( keaiban) orang di dunia, melainkan Allah akan menutupi keaibannya di hari kiamat." (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, keaiban yang dilarang untuk diceritakan itu bukan cuma keaiban orang lain. Keaiban diri sendiri juga harus dan perlu ditutup oleh setiap orang. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua umat ku selamat kecuali orang yang terang-terangan melakukan dosa. Dan termasuk terang-terangan itu adalah seorang yang melakukan dosa di waktu malam gelap mendadak pagi-pagi diceritakan kepada orang lain. Padahal semalam Allah telah menutupi dosanya itu tetapi setelah paginya dia membuka apa yang Allah tutup itu." (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keburukan dan kelemahan seseorang yang disebar-sebarkan akan menimbulkan perpecahan dan sangka buruk di dalam masyarakat. Perasaan ukhuwwah akan hilang dan digantikan dengan perasaan benci-membenci dan saling menaruh perasaan dendam. Biasanya seseorang yang membuka keaiban diri kepada orang lain akan menggoda orang yang mendengar untuk membuka keaiban dirinya pula untuk memberi nasihat atau sekadar balasan perkongsian tadi. Kalau tidak pun orang yang mendengar akan mula berburuk sangka atau termotivasi untuk melakukan perbuatan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya keaiban tadi adalah keaiban orang lain pula, maka itu sudah masuk ke dalam kategori mengumpat dan seperti yang Allah fimankan tadi, perbuatan itu diumpamakan sperti memakan daging saudara kita yang telah mati. Jelas perbuatan ini merupakan punca perpecahan dan perbalahan sesama muslim. Bahkan, seperti juga membuka aib sendiri, membuka keaiban orang lain juga memotivasi orang yang mendengar untuk berkongsi keaiban orang lain yang dia ketahui juga. Maka tersebar luaslah keburukan dan keaiban di dalam masyarakat sehingga terbuka luaslah pintu-pintu kehancuran, fitnah dan perpecahan di dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang mempunyai keaiban dan tidak ada seorang pun yang terlepas dari melakukan kesalahan. Rasulullah SAW bersabda, "Setiap daripada kamu adalah orang yang berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang yang bertaubat."( HR Ahmad). Maka, selagi mana perbuatannya itu tidak dilakukan secara terang terangan maka perlakuan itu haruslah dirahsiakan dan dia tidak dihukum disebabkan dosanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umar bin Khattab ra, katanya "Manusia pada zaman Rasulullah SAW berhukum dgn dasar wahyu, dan sekarang wahyu telah tidak turun lagi, sekarang kamu kami hukum dengan menurut apa yang nyata bagi kami tentang kerja mu. Barang siapa yang nyata bagi kami baik, kami amankan dan kami benarkan. Kami tiada mengetahui sesuatu yang dirahsiakan, hanya tuhan yang menghitung yang dirahsiakannya itu. Siapa yang nyata bagi kami jahat, tidak kami amankan dan tidak kami benarkan, walaupun dia mengatakan bahawa yang dirahsiakan hatinya baik. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan barangsiapa yang melakukan kesalahan yang sepatutnya dijatuhi hukuman hudud sekalipun ke atasnya, lalu Allah menutupi keaibannya itu, maka dia seharusnya menyembunyikan keaibannya itu lalu bersungguh-sungguh bertaubat kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang melakukan kesalahan hudud lalu disegerakan hukumannya di atas dunia, maka adalah Allah terlalu adil untuk mengenakan padanya hukuman kali kedua di akhirat. Barang siapa yang melakukan kesalahan hudud lalu kesalahannya ditutup oleh Allah SWT, sehingga dia terlepas darinya, maka Allah adalah teramat pemurah untuk menghukum orang yang telah dilepaskan dari hukuman oleh-Nya." (HR Ahmad, dia berkata hasan gharib. Al-Hakim, dia berkata sahih menurut persyaratan Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Yusuf al-Qardhowi menulis di dalam bukunya Taubat bahawa seseorang yang melakukan dosa-dosa seperti zina, minum arak, dan sebagainya yang tidak melibatkan kezaliman terhadap orang lain, maka dia harus menyembunyikan kesalahannya itu. Tidak perlu diakui di hadapan pemerintah dan mintak untuk dihukum kerana Allah telah menutupi kesalahannya. Akan tetapi seandainya dia tetap ingin mengakui kesalahannya di hadapan pemerintah maka itu juga tidak mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuklah di sini, seseorang yang menyaksikan perbuatan zina atau seumpamanya, sedangkan tidak cukup saksi. Maka seharusnya dia tidak melaporkan kejadian tersebut dan tetap merahsiakannya. Seandainya dia tetap melaporkan kejadian tersebut, maka dialah yang akan menerima hukuman 80 sebatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini jelas berbeza daripada teori kaunseling barat yang meminta orang yang di kaunseling untuk membuka seluas-luasnya seluruh cerita mengenai dirinya. Kita disuruh untuk memendam seluruh keaiban diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan timbul, bagaimanakah caranya untuk mencari jalan keluar dari sesuatu permasalahan seandainya masalah tidak dapat dikongsi. Jawapannya, mungkin soalan tadi dapat kita umumkan dan tidak kita kaitkan dengan mana-mana peribadi. Begitu juga dengan cara menegur, boleh menggunakan kaedah yang umum supaya keaiban pihak yang ditujukan teguran itu ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang masih berhujah, bagaimana kalau teguran secara umum tadi tidak berkesan? Perlu diingat, ada orang yang melakukan maksiat kerana dia tidak tahu, ada yang melakukannya kerana terlupa atau terlalai dan ada juga yang melakukannya disebabkan tidak tahan. Orang yang melakukan dosa disebabkan dia tidak mampu menahan godaan tadi, sedangkan dia tahu perbuatan itu merupakan dosa, dan dia cuba sedaya-upaya untuk menyembunyikan keaibannya itu, maka dosanya adalah dengan Allah SWT dan hak dia adalah keaibannya itu dilindungi seandainya secara tidak sengaja terbongkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda: "Demi Allah ia tidak beriman, Demi Allah ia tidak beriman, Demi Allah ia tidak beriman." Orang bertanya, "Siapakah orang itu wahai Rasulullah?" Rasul menjawab, "Orang yang tidak aman jiran tetangganya kerana kejahatannya." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita tidak termasuk di dalam golongan yang menyebabkan tetangga kita merasa tidak aman dari kejahatan kita. Bayangkan suasana tempat tinggal yang kita berasa tidak aman dari tersebarnya keaiban diri kita. Tentu tidak selesa bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertapa indahnya sistem kemasyarakatan yang telah Allah SWT buat untuk kita. Dilarang menzalimi, dilarang mendedahkan keaiban diri sendiri dan orang lain, dilarang mencari-cari kesalahan, dilarang mengumpat, dianjurkan saling memberi hadiah, dianjurkan menyebarkan salam, disuruh mendoakan orang yang bersin, disuruh memberi salam dan pelbagai lagi sarana yang Allah SWT tunjukkan pada kita dalam rangka mewujudkan masyarakat saling sayang-menyayangi dan kasih-mengasihi. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan menciptakan rasa kasih sayang itu seratus bahagian. Sembilan puluh sembilan dari padanya disimpan di sisi-Nya. Satu bahagian sahaja yang diturunkannya ke duna. Dengan kasih sayang itulah para makhluk saling berkasih sayang, sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terinjak." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang tidak mencintai tidak akan dicintai." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda lihat orang-orang yang beriman itu dalam kasih mengasihi, saling cinta-mencintai dan saling tolong-menolong, seperti sebatang tubuh. Kalau ada satu anggota badan yang sakit, maka seluruh tubuh akan ikut menderita tidak dapat tidur dan kepanasan." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (8:63)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita membelanjakan seluruh kekayaan yang ada di langit dan di bumi sekalipun, tak akan pernah terjadinya penyatuan hati antara dua orang sekalipun. Akan tetapi dengan berpandukan sistem yang dia turunkan dan ajaran yang Da ajarkanlah, maka lahirlah suatu kaum yang tak pernah di kenal dan tak pernah terbayang oleh manusia lantaran terlalu dalamnya kecintaan di antara sesama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka ibarat satu tubuh, tidak pernah terlintas untuk menyakiti tubuh yang lain. Tidak pernah terlintas untuk membiarkan tubuh yang lain. Tidak pernah menghina dan mencaci tubuh yang lain. Tidak pernah hilang kerjasama di antara mereka. Tidak pernah diam suatu anggota melihat anggota lain terzalimi. Begitulah kuat dan kukuhnya perhubungan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-392950969435024401?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/392950969435024401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=392950969435024401&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/392950969435024401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/392950969435024401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/12/tutuplah-keaiban-saudaramu.html' title='Tutuplah Keaiban Saudaramu'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-883816712885599787</id><published>2008-12-03T06:53:00.001+08:00</published><updated>2008-12-03T07:01:01.308+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ukhuwwah Fillah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STW94clN6_I/AAAAAAAAAkA/yBs_vweEh1g/s1600-h/untitled.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STW94clN6_I/AAAAAAAAAkA/yBs_vweEh1g/s200/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam kita bermujahadah untuk melaksanakan dakwah, banyak perkara yang diambil remeh atau terlepas pandang yang mungkin akan mempengaruhi dakwah gred apa yang akan kita wariskan kepada generasi seterusnya. Penulis buku Al Awaiq, Muhammad Ar Rasyid berkata, "Setiap orang akan bertindak dan memiliki sikap positif sekadar mana dia memahami erti persaudaraan. Ada yang memiliki ketinggian ukhuwwah dan ada yang gugur kerana rendahnya erti ukhuwwah dalam dirinya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati mengemas pakaiannya ke dalam "back-pack"nya, sementara menunggu laptopnya "turn-off". Kemudian, dia memperosokkan sahaja laptopnya ke dalam "back-pack"nya. Zuraida, teman sebilik Hayati memasuki bilik sambil membawa secawan kopi yang baunya semerbak sehingga memenuhi atmosfera bilik mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Awak tak tido umah malam ni ke?" tanya Zuraida. Hayati sudah mengagak pertanyaan tersebut, lalu tersengih sahaja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"  style="text-align: justify;font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Huhu.. Sedihnya saya tinggal sorang-sorang lagi dalam bilik malam ni, tak de orang nak tolong segarkan saya kalau mengantuk masa study," Zuraida merengek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati memakai tudungnya, sambil meniup-niup bucu tudungnya supaya kemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Alah awak ni, tiada keupayaan dan tiada kekuatan melainkan dengan Allah. Doa la banyak-banyak supaya Allah segarkan awak. Kadang-kadang, saya ni menggalakkan awak tido lagi ade lah." Zuraida mencebik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Awak tido rumah sape pulak malam ni?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Rumah, err.. rumah.. Huda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati teragak-agak ingin menyebut nama Huda, kerana ini merupakan kali ke 3 dalam minggu itu Hayati bermalam di rumah Huda. Huda merupakan junior kepada Hayati, dia merupakan seorang muslimah yan gmempunyai keperibadian yang tulus, walaupun masih belum memahami tanggungjawab dakwah dan masih belum memahami sepenuhnya erti islam yang syumul.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejak Huda baru sampai ke bumi "Down Under" ini, Hayati telah pun menjalinkan hubungan akrab dengannya. Maklumlah, sayanglah sekiranya jiwa yang baik disia-siakan potensinya. "Awak nak ikut, Zuraida?" Hayati cuba menghangatkan suasana. Muka Zuraida terus berubah ceria, "Boleh juga!"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Walaubagaimanapun, ada konflik yang berlaku di dalam diri Hayati, dia dapati dalam dia memenangi hati mad’unya, kadang-kadang dia terasakan seperti mengabaikan hak sahabat-sahabatnya yang lain. Walaupun begitu, sahabat-sahabat serumahnya sangat "supportive", dan sering memberi kata perangsang, serta ada kalanya sekiranya Hayati tidak sempat melaksanakan tugas mengikut "duty roster" rumah, pasti ada sahabatnya yang lain akan membantunya, terutama sekali Zuraida.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Tunggu saya kemas barang saya kejap ye!" kelam kabut Zuraida meletakkan cawan kopinya dan terus mengemas barang serta menyalin pakaiannya. Hayati dan Zuraida berjalan menuju ke stesen bas. Zuraida melihat jadual bas, "Pukul 5.30 p.m baru bas sampai, sekarang baru pukul 5.15 p.m" Hayati mengangguk, "Tak pe lah, kita dok sini dulu sembang-sembang" Zuraida sengih lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Awak tau tak…" Zuraida memulakan bicara. "Tak tau, hehe" Hayati berlawak. "Tak pe lah.. tak jadi bagitau la kalau cam tu.." Zuraida terus merajuk. "Alah, awak ni.. Saya gurau je.." Hayati cuba memujuk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida memaksa dirinya untuk senyum kembali. Entah mengapa, sejak akhir-akhir ini, dia sangat mudah terasa dengan Hayati. Jauh di lubuk hatinya, Hayati merupakan sahabat yang paling dia sayang di kalangan sahabat-sahabat serumahnya. Mungkin kerana itu dia mudah terasa dengan setiap tindak-tanduk Hayati. Namun begitu, Zuraida merupakan orang yang pandai menyembunyikan emosi di sebalik senyumannya yang kelihatan tenang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Awak tau tak, dalam banyak-banyak kawan kita.. Awak la yang paling saya….." belum sempat Zuraida menghabiskan ayatnya, tiba-tiba kedengaran bunyi hon dengan suatu suara kuat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Assalamualaikum.. Nak pegi mana tu?" Rupa-rupanya Sufiah. Sufiah "pull-over" kereta kecilnya yang berwarna merah. "Hayati, Zuraida.. Naiklah kereta saye ni. Tak sudi ke naik kereta buruk ni" "Kami nak ke North Melbourne, are you heading that way as well?" tanya Hayati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida yang belum sempat menghabiskan ayatnya, terkejut dengan kedatangan Sufiah. Zuraida tergelak kecil di dalam hatinya, dia terbayangkan Sufiah ibarat Mr Bean yang memandu kereta kumbang. Perbualannya dengan Hayati termati begitu sahaja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Come in, come in. Have a ride. I’m heading to Docklands. Boleh drop korang kat North Melbourne." Kata Sufiah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam kereta, Sufiah memasang lagu UNIC, Sahabat Sejati. Zuraida yang duduk di belakang tiba-tiba membuka bicara, "Yati, ni lagu untuk awak." Hayati senyum, "Terima Kasih". Sufiah pula mencelah, "Saya ni tak de orang nak dedicate lagu ke?". Ketiga-tiga orang sahabat tersebut tertawa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraidah memandang Hayati yang sibuk berceloteh bersama Sufiah. Zuraida mengalihkan pandangannya ke luar. Lagu terus berkumandang,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Ku biarkan pena menulis Meluahkan hasrat di hati Moga terubat segala Keresahan di jiwa Tak pernah ku ingini"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mungkin Hayati tidak mendapat mesej yang ingin disampaikan oleh Zuraida.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida sangat bersyukur kepada Allah, kerana mengurniakan seorang sahabat yang mempunyai semangat juang yang tinggi. Hayati merupakan sahabat fillah yang pertama yang Zuraida kenali. Hayati banyak memberi sokongan kepada Zuraida di dalam pelajaran, maklumlah Hayati pelajar yang cepat tangkap pelajaran. Namun begitu, sejak mereka melangkah ke tahun dua universiti, dan sejak mereka menerima kedatangan adik-adik baru, mereka jarang dapat menghabiskan masa bersama sepertimana dahulu. Zuraida sangat khuatir sekiranya dia ketinggalan, dari segi pelajaran, dari segi dakwah, dari segi tarbiyah, dari segi bilangan mad’u, dari segi segala segi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida terus memerhatikan Hayati, ditenungnya sahabat itu puas-puas dan berdoa di dalam hatinya, "Ya Allah terimalah segala amal sahabat ku ini, dan ikhlaskan dia. Dan kuatkan dia sekira dia berasa lemah, dan ikhlaskan dia tatkala dia mengharapkan sesuatu selain Engkau"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tiba-tiba, Zuraida terasa hatinya sangat lapang. Inilah yang dia mahu rasakan, selama ini perasaannya risau, sedih, bercampur-baur apabila Hayati sudah jarang bersamanya. Benarlah seperti nasihat Kak Elin, "sekiranya kita ada rasa berat hati dengan seseorang, kita segera doakan kebaikan untuk dia, insya-Allah, syaitan yang cuba hasut kita tu akan lari lintang pukang. Dan malaikat pula akan mendoakan perkara yang sama untuk kita."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ini membuatkan Zuraida tersedar, bahawa kebergantungan yang mutlak itu terletak pada Allah. Dan sekiranya seorang insan itu tidak diberi penghargaan, dia tetap menjadi seperti pokok. Pokok yang menurunkan buah apabila dibaling batu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida mahu berlari seperti orang lain, berlari menuju jannah insya-Allah, sama-sama tabah dan kuat dalam membawa risalah perjuangan anbiya’. Tapi, kadang-kadang, dia letih. Kerana lupa mengukur kapasiti diri. Mungkin kerana terlupa, Allah melihat usaha seseorang, dan bukan natijahnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tapi, menjadi kebiasaan manusia. Sangat mengharapkan hasil positif di depan mata. Zuraida terkenangkan Nabi Nuh, kisah dakwahnya di dalam Al Quran. Di dalam surah Nuh, Nabi Nuh merintih kepada Allah, beratus-ratus tahun, pagi sehingga malam menyeru kaumnya, tetapi hasilnya, hanya menyebabkan kaumnya semakin jauh daripada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Ah, masakan aku yang baru setahun jagung dalam dakwah ini, mudah sangat putus asa ," getus Zuraidah dalam hati. Hayati melihat "rear-view mirror", ternampak muka Zuraida yang serius. Hayati membisikkan sesuatu kepada Sufiah, dan Hayati membawa keluar "handphone"nya. Hayati menaip sms, "Salam, Huda. Maaf akak tak jadi ke rumah awak malam ni. Ada hal sikit. Nanti akak hantar pengganti akak pergi umah awak ye, hehe." Sufiah membuat "announcement", "Baiklah, kita dah sampai Docklands. Selamat makan aiskrim Dairy Bell, jangan lupa saya."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida tercengang, Hayati turun dari kereta dan membuka pintu belakang, lalu menarik tangan Zuraida. Zuraida tercengang, "Eh, tadi Sufiah kata dia yang nak ke Docklands." Sufiah terus memecut laju ke destinasi barunya. Kereta kecil merahnya berderum hebat. "Jom la kita makan aiskrim sama-sama. Dah lama tak "outing" berdua," Hayati mengajak Zuraida. Zuraida akur sahaja. Dia terasa pelik, kenapa tiba-tiba Hayati tidak jadi pergi ke rumah Huda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati membeli aiskrim Chocolate Chips, dan mengambil 2 batang sudu kayu, "Jom dok kat tepi jeti tu.."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati mula bicara, "Tadi kat stesen bas, awak nak cakap sesuatu kan…." Zuraida tersenyum sahaja. Hayati bicara lagi, "Awak tak boleh tipu saya dengan senyum tenang awak nih…."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraida tersenyum lagi. Tapi, senyuman itu diikuti dengan air mata.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Tadi saya nak cakap lain, tapi sekarang Allah ilhamkan saya untuk cakap sesuatu yang lain kepada awak," kata Zuraida, matanya berkaca-kaca. Hayati mengangguk, "Cakaplah.." "Kalau awak nak masuk jannah, jangan tinggalkan saya." Zuraida berkata sambil menahan air matanya yang semakin laju.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hayati sangat terharu. Dia tidak pernah terbayangkan bahawa ada orang yang akan berkata begitu kepadanya, Hayati tak tahu nak respon macam mana, sedangkan dia sendiri pun terhuyung-hayang dalam perjalanan mencari syurga Allah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maksud sepotong ayat Al Quran, " Di hari akhirat, terputus segala perhubungan kecuali orang-orang bertaqwa. " Sungguh mudah untuk bercakap soal ukhuwah islamiyah. Namun nak menzahirkannya payah, apatah lagi hendak mengukuhkannya di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Saya tahu Allah beri awak banyak kelebihan berbanding saya, moga Allah melindungi saya daripada hasad dan dengki, dan moga Allah menjauhkan awak daripada ‘ujub dan riya’ ," Zuraidah menghela nafas panjang. Aiskrim Chocolate Chips tidak mampu menarik seleranya. Hayati terpaku. Dia seakan-akan dapat membaca apa yang dirasai oleh kawannya. Benarlah seperti apa yang dia rasai selama ini, tindak-tanduknya yang banyak mengabaikan hak-hak sahabat-sahabatnya mampu mengundang virus ukhuwah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Saya nak minta maaf atas salah silap saya. Saya tau saya banyak tinggalkan awak sorang-sorang. I am lost myself. Kononnya keluar berdakwah tapi, banyak yang lain pula saya abaikan," Hayati mula meluahkan isi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Zuraidah berkata, "Saya pun minta maaf, asyik kadang cebik muka. Tapi, tak perlu lah kita mengungkit salah silap kita yang dahulu. Apa yang sudah tu sudah.." Hayati menyambung, "Betul? Kosong-kosong!" Zuraidah pula berkatai, "Kosong-kosong!"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Insya-Allah, kita akan saling mengigatkan. Time kena study, kita pulun habis-habisan. Time kena keluar berdakwah, kita mujahadah sehabis baik, jaga amal fardi.. Kejutkan qiyam, ingatkan supaya puasa sunat!" Hayati mula meng"list-out" perjanjian di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kena tunai hak pada semua pihak yang ada hak ke atas kita, kena berlapang dada dan menerima setiap sahabat kita seadanya, saling memperingatkan, walau kita "fastabiqul khairat", mudah-mudahan ada persaingan sihat.. dan last sekali …outing kat charcoal chicken dengan geng rumah dua minggu sekali, hehe.." Zuraida menyambung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Lillahi ta’ala!" Zuraida dan Hayati menyebut kalimah "kerana Allah ta’ala" serentak. Mereka tersenyum sesama sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Jom makan aiskrim ni dah cair!!" Zuraida menyogok sesudu aiskrim kepada Hayati. "Hehe.." Hayati tergelak kecil. "Er… kita nak tido mana ye malam ni?" Zuraida bertanya. "Hehe.. tak pe, kita tido kat bilik kita yang best tu lah… Sufiah tido kat umah Huda, insya-Allah" jawab Hayati. Zuraida terbayang Sufiah bersama kereta merahnya menuju ke rumah Huda. Sufiah memang seorang sahabat yang "sporting" dan lucu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kedua-dua sahabat itu tersenyum. Moga Allah memberkati persahabatan mereka, dan meneguhkan hati-hati mereka di atas jalan dakwah hingga bertemu denganNya. Itulah doa mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.dakwah.info/"&gt;www.dakwah.info&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-883816712885599787?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/883816712885599787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=883816712885599787&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/883816712885599787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/883816712885599787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/12/ukhuwwah-fillah.html' title='Ukhuwwah Fillah'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STW94clN6_I/AAAAAAAAAkA/yBs_vweEh1g/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-7614639410949280626</id><published>2008-12-02T17:53:00.001+08:00</published><updated>2008-12-02T20:41:43.687+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar Alam Islami'/><title type='text'>Jejak Berdarah Ariel Sharon</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUqDvHM0tI/AAAAAAAAAjI/xBXHcJ2iy5Y/s1600-h/000788.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUqDvHM0tI/AAAAAAAAAjI/xBXHcJ2iy5Y/s320/000788.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;1. "SAYA BERJANJI UNTUK MEMBAKAR SETIAP KANAK-KANAK PALESTIN yag dilahirkan di wilayah ini. Anak-anak dan perempuan lebih bahaya daripada lelaki, sebab keberadaan mereka merupakan kelanjutan bagi generasi Paelstin selanjutnya. Tidak penting kepada saya berbagai undang-undang internasional. Saya mengarahkan tentera saya agar memperkosa gadis-gadis palestin kerana mereka adalah hamba Israel!" Ungkapan yang sarat dengan keganasan ini disampaikan oleh PM Israel, Ariel Sharon (suatu ketia dahulu) dalam pertemuannya dengan Jeneral Odzmer Haram pada tahun 1956. Pernyataan ini menjelaskan strategi berdarah yang ditempuh oleh Sharon selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrIBlenfI/AAAAAAAAAjQ/HZUw42ozeYk/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrIBlenfI/AAAAAAAAAjQ/HZUw42ozeYk/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;2. Dalam usia 14 tahun, Sharon telah BERGABUNG DENGAN TENTERA bawah tanah Yahudi yang bernama Haganah. Tentera keganasan ini melakukan banyak pembantaian keji dan pembunuhan terhadap rakyat Palestin. Yang terkenal adalah tragedi Der Yasin, Lud, Nashiruddin dan Dawaimah yang memakan korban ratusan nyawa palestin. Pembantaian ini menjadi inspirasi Israel pada masa-masa selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrV3j9YrI/AAAAAAAAAjY/VsPsLFBZbco/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrV3j9YrI/AAAAAAAAAjY/VsPsLFBZbco/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;3. Ketika perang Arab-Israel meletus pada tahun 1948, Sharon yang kala itu baru berusia 20 tahun, MEMIMPIN PASUKAN RAHSIA BATALION ISKANDARIAH. Ketika ingin membakar sebuah ladang, perutnya terkena beberapa peluru. Luka akibat terkena tembakan itu hampir saja meragutnyawanya, jika tidak diselamatkan oleh salah seorang tenteranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrjpriVEI/AAAAAAAAAjg/gVDYaGf0u3k/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUrjpriVEI/AAAAAAAAAjg/gVDYaGf0u3k/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. Pasukan khusus terror 101 pimpinan Sharon menggelar operasi pertamanya dengan MEMBANTAI WARGA QABIYAH, sebuah desa yang terletak di perbatasan palestin. Sebelumnya desa ini aman kerana secara geografinya, wilayah relatif jauh daripada pergolakan yang terjadi di wilayah jajahan. Pasukan khusus 101 ini mengepung desa pada malam hari dan menghujaninya dengan serangan-serangan bom. Atap-atap rumah hancur menimpa penghuninya. Warga yang selamat segera diterjang dengan serangan meriam. Akibatnya, 69 warga Palestin terbunuh, selain 41 rumah hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUruvKgMXI/AAAAAAAAAjo/T2OOzBRaG2k/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUruvKgMXI/AAAAAAAAAjo/T2OOzBRaG2k/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. Pasukan yang dipimpin oleh Sharon menggelar pembantaian Rafah. Musuhnya menyerang Jalur Gaza, ketika Israel tengah konflik dengan Mesir pada tahun 1956. Dalam tragedi itu, Sharon mengaku MEMBUNUH SEKITAR 750 ORANG DI RAFAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUr_hh-k0I/AAAAAAAAAjw/3Y6auleXEcs/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUr_hh-k0I/AAAAAAAAAjw/3Y6auleXEcs/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;6. Ketika Sharon memimpin pasukan Israel di wilayah utara pada tahun 1967, ia MEMBUNUH TAWANAN-TAWANAN MESIR SECARA KEJAM. Caranya sungguh keji. Mereka disuruh tiarap di tanah, lalu ditindas oleh tank-tank Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUsUMevvRI/AAAAAAAAAj4/zzpA6EICiWg/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUsUMevvRI/AAAAAAAAAj4/zzpA6EICiWg/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;7. Sharon ditunjuk menjadi anggota Knasset dalam Pilihanraya parlimen pertama, yang dimenangkan oleh Parti Likud. Setelah itu, PM Yitzhak Rabin memilihnya sebagai penasihat khusus ketenteraan pada tahun 1977, PM Menachem Begin memilihnya sebagai menteri pertanian dan petempatan. Masa itu, Sharon ghairah merampas tanah rakyat Palestin untuk membangun permukiman Istael. Sharon juga meripakan ARKITEK INVASI ISRAEL KE LEBANON PADA TAHUN 1977.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUpwHOY21I/AAAAAAAAAjA/uO3imL-nCVM/s1600-h/hama172.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUpwHOY21I/AAAAAAAAAjA/uO3imL-nCVM/s200/hama172.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;8. Kurang dari sebulan, Sharon berjaya MEMBUNUH DUA TOKOH PUNCAK GERAKAN HAMAS, SYEIKH AHMAD YASIN DAN DR ABDUL RANTISSI dengan serangan peluru berpandu yang dilepaskan dari helikopter, March-April 2004. Sebelumnya, beberapa operasi telah dilancarkan untuk membunuh kedua tokoh ini namun gagal. Sharon selanjutnya berencana membunuh tokoh HAMAS lainnya, Khalid Misy'al dan juga Presiden Palestina ketika itu, Yaser Arafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Bagaimana nasib atau bala yang tertimpa buat Ariel Sharon? Teliti video ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6JbQibVzsTg&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6JbQibVzsTg&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-7614639410949280626?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/7614639410949280626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=7614639410949280626&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7614639410949280626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7614639410949280626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/12/jejak-berdarah-ariel-sharon.html' title='Jejak Berdarah Ariel Sharon'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/STUqDvHM0tI/AAAAAAAAAjI/xBXHcJ2iy5Y/s72-c/000788.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-7061399990864345508</id><published>2008-10-08T18:34:00.004+08:00</published><updated>2008-12-02T21:39:56.582+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Ukht, bersiaplah ke rumahtangga ^_^</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qdfhNfrUfJ0/SOyNvsHWVtI/AAAAAAAAABA/j1KLyFMVzD0/s1600-h/photo0107pt8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qdfhNfrUfJ0/SOyNvsHWVtI/AAAAAAAAABA/j1KLyFMVzD0/s320/photo0107pt8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254730715669878482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ukhtiku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                            &lt;div&gt;    Rumahku syurgaku”, “Baiti Jannati” atau “Home Sweet Home”                adalah suatu ungkapan yang menggambarkan betapa indah dan                bahagianya kehidupan di alam rumah tangga. Rumahtangga adalah                syurga dunia. Inilah yang menjadi impian setiap insan yang ingin                berumahtangga. Ia merupakan suatu nikmat dunia yang merupakan                tanda kebesaran Allah kepada manusia, sehingga seolah-olah menjadi                syurga bagi yang menikmatinya Perasaan bahagia, tenang dan saling                berkasih sayang yang menyelubungi suasana rumah tangga (sakinah,                mawaddah wa rahmah) adalah suatu rahmat kurniaan Allah yang sukar                dilukiskan sepenuhnya oleh coretan pena atau ungkapan kata-kata.                Sebagai mana firman Allah SWT dalam surah ArRum ayat 21:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan di                antara tanda-tanda (kebesaranNya), ialah bahawa Dia menciptakan                jodoh untukmu dari dirimu, supaya kamu bersenang-senang kepadanya                dan Dia mengadakan sesama kamu kasih sayang dan rahmat.                Sesungguhnya tentang demikian itu, menjadi tanda bagi kaum yang                memikirkan”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;div class="fullpost"&gt;Rumahtangga adalah umpama sebuah negara yang kecil.                Sebuah negara yang berdaulat sudah tentu mampu dan berkeinginan                memenuhi keperluan dan melindungi warganya. Begitu juga dalam                mendirikan rumahtangga, pemimpin rumahtangga mesti membentuk suatu                penyusunan pemerintahan yang berkemampuan dan berkemahuan untuk                menjadikan rumahtangganya mendapatkan keperluan, perlindungan dan                kesejahteraan anggota-anggotanya. Sebagaimana namanya, rumah                tangga juga membawa ibarat seperti bangunan. Tegaknya sebuah                rumahtangga perlu dibangunkan di atas dasar yang kukuh,                tiang-tiang yang tegak, dinding yang kuat serta atap yang teduh                dan rapat. Barulah ia menjadi sebuah bangunan yang sesuai dihuni                dan nyaman. Namun, bangunan yang cukup kelengkapannya sahaja tidak                memadai. Rumahtangga perlu juga disertai nilai spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Binaan                rumahtangga yang tidak mempunyai ruh, akan mudah runtuh. Ia juga                bagaikan bangkai bernyawa, hidup seperti tidak bermakna lagi! Maka                wajib bagi pemerintah rumahtangga itu menyediakan segala keperluan                dari sudut fizikal mahu pun spiritual rakyat dalam negara mininya                itu.Menjalani kehidupan berumah tangga juga sering diibaratkan                bagai bahtera yang melayari lautan. Ia bukanlah kehidupan yang                sentiasa tenang, ada sahaja gelora ujian dan ada kalanya badai                fitnah yang akan melanda. Silap perhitungan, mungkin juga                mengakibatkan karam pula. Maka rumah tangga akan bertukar menjadi                neraka dunia. Ada pula yang menggambarkan perkahwinan itu sebagai                suatu perjudian hidup, kemungkinan untuk menang dan tewasnya sama                besar, oleh itu pernikahan itu mungkin juga digambarkan sebagai                suatu angan-angan indah di tepi jurang yang mengerikan. Maka,                tidak hairan jika ada yang amat takut untuk menempuhnya. Dari                sudut yang lain, ia adalah suatu fitrah. Siapa yang tidak ingin                untuk membina mahligai bahagia? Namun kita perlu sedar bahawa                untuk mencapai impian indah itu tidaklah semudah kita memetik jari                meskipun begitu ia juga tidaklah sampai sesukar memindahkan sebuah                bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dilema inilah yang membuatkan sesetengah teruna atau gadis                berasa bimbang untuk hidup di alam ini, seterusnya menjadikan                mereka teragak-agak. Seterusnya, mengakibatkan perasaan ‘serba                tidak kena’ dalam melalui proses ke jinjang perkahwinan. Bagi                teruna atau gadis yang belum membuat keputusan untuk menikah                dinasihatkan, lalui dulu proses pemantapan hati. Ini dapat                dilakukan dengan membanyakkan munajat kepada Allah SWT semasa                solat tahajud, solat istikharah dan solat hajat. Apabila ibadah                ini dilakukan berterusan secara istiqamah, insya Allah                pendiriannya akan bulat. Seterusnya langkahnya menuju gerbang                pernikahan akan menjadi langkah suci yang tulus ikhlas tapi penuh                keyakinan dan tawakkal kepada Allah, malah akan dipemudahkan                Allah.Sebagai sebuah sunnatullah, selayaknya pernikahan itu                menjadi hak setiap orang. Kita juga mesti ingat bahawa setiap hak                mengandungi nilai amanah. Ini penting, sebab manakala hak itu                dibebaskan dari tanggungjawab amanah, maka kezaliman dan                kesewenang-wenangan akan berlaku. Setiap hak dan amanah tadi                menuntut seseorang itu agar mampu dan memenuhi syarat sebagai                mukallaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Taklif (tanggung jawab) yang mesti dipikul oleh muslim                dan muslimah yang mengikat diri mereka dalam ikatan pernikahan                memang berat, tetapi indah. Tidak hairanlah mengapa para ulama                berpendapat medan pernikahan dan rumahtangga itu umpama jihad yang                agung, kerana menuntut pengorbanan yang penuh, namun sarat dengan                pahala dari Allah SWT.Perkahwinan adalah ikatan yang suci,                terhormat, dan tidak boleh dicampur-adukkan dengan bentuk-bentuk                yang mencemarinya. Ini bermakna ia mesti dijauhkan dari unsur                jahiliyah yang merosakkan sama ada semasa proses untuk membinanya                mahu pun setelah pembinaannya. Sentiasa ada sahaja gangguan dan                cobaan untuk meruntuhkannya. Sebagaimana besarnya amanah                menegakkan rumah tangga begitu jugalah beratnya tanggungjawab yang                perlu dipikul untuk memelihara keutuhan mahligai itu. Perkara ini                perlu ditegaskan sejak dari awal pembinaannya agar benar-benar                disedari. Oleh yang demikian, persediaan peribadi mesti                dipersiapkan sebelum memasuki jinjang pernikahan. Antara persiapan                penting adalah membentuk peribadi yang matang, iaitu mampu untuk                berdikari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Berikut adalah beberapa persiapan kematangan yang perlu                diperhatikan oleh bakal suami/isteri:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Kematangan                Emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangan emosi bermaksud sejauh mana seseorang itu telah                mampu berlepas diri dari bergantung kepada mereka yang selama ini                dominan terhadap dirinya. Sering kita berjumpa pasangan yang baru                berumahtangga di mana suami dan isteri belum dapat saling mengikat                diri mereka dengan kuat. Misalnya, si isteri yang masih merasakan                ikatan emosional yang lebih erat dengan orang tuanya, akan selalu                membawa persoalan rumahtangganya kepada ibu bapanya sebelum                diusahakan penyelesaian bersama suaminya. Bagi suami yang belum                matang emosinya pula, biasanya tidak dapat bertanggungjawab                sepenuhnya. Ia sering meminta pendapat ibu bapanya untuk menangani                masalah berkaitan isterinya atau dalam membuat sesuatu keputusan.                Inilah rumahtangga yang masih memerlukan “pengembalaan”. Ketidak                matangan emosi suami/ isteri mungkin akan mengakibatkan suasana                tegang malah perbalahan terhadap rumahtangga yang baru dibina itu.              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Kematangan Sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangan sosial dapat digambarkan sebagai                kemampuan seseorang untuk berhubungan dan berinteraksi dengan                orang lain secara sihat dan memuaskan. Ia akan mampu memahami                keadaan orang lain, baik kelebihannya mahupun kekurangannya.                Sebaliknya ia juga dapat menerima kekurangan dan kelebihan                dirinya. Dengan kefahaman seperti ini ia tidak akan menyulitkan                dirinya sendiri dan juga tidak menyulitkan orang lain. Mutu                komunikasi antara suami isteri yang lemah menandakan ketidak                matangan sosial mereka. Seseorang itu juga mestilah melatih                dirinya dengan sifat sabar, supaya dapat menerima kelemahan dan                kekurangan tingkah laku yang tidak disukai pada pasangannya. Ini                adalah kerana ia juga mempunyai kelemahan yang harus dihadapi oleh                pasangannya. Kesediaan menerima dan menyesuaikan diri ini,                menjadikan pasangan suami isteri lebih matang dan dewasa dari                aspek sosial.Seperkara lagi dalam aspek kematangan sosial yang                mesti diperhatikan adalah kemampuan bersosial dengan keluarga dan                saudara mara pasangannya. Mereka yang matang akan dapat                berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarga                pasangannya dengan baik. Seorang suami/isteri tidak dikatakan                matang sosialnya jika hanya berjaya menyesuaikan diri dengan                pasangannya sahaja tetapi tidak dengan keluarga dan saudara mara                pasangannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Kematangan Spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangan spiritual                pula berkaitan dengan sejauh mana kemantapan iman dan kemampuan                dalam berdikari terhadap sikap dan prinsip-prinsip yang digariskan                Islam. Persoalan jodoh iaitu bila dan siapa jodoh kita, sebenarnya                telah ditentukan Allah SWT sejak pertama kali roh ditiupkan kepada                kita iaitu semasa dalam kandungan ibu kita lagi. Soal jodoh,                rezeki, dan ajal itu adalah hal ghaib yang sepenuhnya di                tanganNya. Kita hanya diwajibkan untuk berikhtiar. Tetapi, jalan                atau cara kita berikhtiar itulah yang perlu diteliti agar sikap                dan tindakan kita berdasarkan prinsip yang digariskan                Islam.Persoalannya, apakah cara berikhtiar itu masih dalam                batas-batas syara’ dan akhlak Islam ? Ada sesetengah orang yang                begitu bersemangat untuk menikah, hinggakan apabila ia mengalami                hambatan dalam perjalanan ikhtiar , lantas ia nekad menentang                segala hambatan dengan cara kasar dan tidak berakhlak. Biasa juga                terjadi, tanpa memperdulikan pandangan dan nasihat ibu bapa,                keluarga, calon mertua dan tokoh masyarakat, pasangan calon                pengantin itu “kahwin lari”, menikah di Siam. Sebaliknya ada pula                yang amat lemah pendiriannya sehingga mereka menjadi anak yang                terlalu menurut kata ibu bapa dan keluarga, hinggakan hal yang                dilarang ajaran Islam (dalam perkara berkaitan pernikahan, seperti                kriteria pemilihan calon, berkenalan dan sebagainyha) pun tidak                berdaya untuk mengatakan tidak. Yang penting kahwin, kata mereka.                Kedua keadaan di atas jelas menunjukkan belum adanya sikap                berdikari dalam prinsip atau belum mencapai kematangan                spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Kemampuan berdikari dalam ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pun kita                tidak meletakkan material sebagai ciri keutamaan , tetapi kita                perlu bersikap realistik. Pelbagai keperluan asas dalam                rumahtangga sentiasa menuntut kewangan yang berterusan. Sewa                rumah, perabot dan peralatan rumah, bil elektrik, air, telefon,                makanan dan pakaian kesemuanya memerlukan kewangan. Oleh itu,                bakal suami mesti mampu menyara kehidupan diri dan ahli keluarga                dalam rumah tangganya. Tambahan pula apabila telah mempunyai anak.                Pembiayaan gizi, kesihatan dan pendidikan anak tidak boleh                dihadapi hanya dengan modal semangat tinggi dan tawakal melulu.                Bukankah tawakal itu sendiri bermakna tidak membiarkan unta lepas                begitu saja, melainkan harus diikat dulu? Bagi yang telah                berpendapatan tetap, walau pun mampu menyara hidup keluarga, perlu                juga diingatkan supaya berhemat ketika berbelanja untuk khenduri                walimatul urus. Tidaklah dikatakan matang jika sudah beranak                pinak, tetapi masih menanggung hutang perbelanjaan majlis                khenduri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Oleh itu, persiapan pernikahan perlukan perhitungan yang                realistik. Rumusan persiapan pernikahan yang dibahaskan pada kali                ini, hanya menumpukan kepada aspek persediaan dari sudut                kematangan dan kemampuan berdikari sahaja. Terdapat aspek-aspek                lain seperti bilakah usia yang sesuai untuk pernikahan dan                mengenali rintangan dalam langkah-langkah menuju pernikahan yang                perlu dibicarakan dalam menilai sama ada sudah bersediakah                seseorang itu untuk menikah. Walau bagaimana pun penjelasan di                atas diharap dapat menjadi panduan bagi teruna/gadis sebelum                melangkah ke jinjang pernikahan. Sesungguhnya pernikahan bagi                orang yang bertaqwa merupakan satu ibadah untuk menghampirkan                dirinya kepada Allah. Semoga usaha melengkapkan diri sebelum                menikah juga dikira sebagai ibadah….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;" Ya Tuhan kami! anugerahkan kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-7061399990864345508?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/7061399990864345508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=7061399990864345508&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7061399990864345508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7061399990864345508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/10/ukht-bersiaplah-ke-rumahtangga.html' title='Ukht, bersiaplah ke rumahtangga ^_^'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qdfhNfrUfJ0/SOyNvsHWVtI/AAAAAAAAABA/j1KLyFMVzD0/s72-c/photo0107pt8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-6046750274049676942</id><published>2008-06-12T01:57:00.004+08:00</published><updated>2008-06-12T02:31:52.614+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Pengaruh...</title><content type='html'>&lt;img class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/4416/tipiav1.gif" alt="::" title="::" height="50" width="50" /&gt; Bismillah walhamdulillah...&lt;br /&gt;Demam bola kini kembali menjelma. Euro 2008 mula menarik minat setiap individu di malaysia khususnya terutama kaum lelaki. &lt;img style="width: 35px; height: 35px;" class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/1410/ayukzw6.gif" alt=":ayuk:" title=":ayuk:" /&gt; bukan total salah menonton TV, namun hakikatnya, menonton TV banyak mengundang mudhorat daripada manfaat. Ayuh lihat saja dalam perlawanan bola sepak. Dengan pakaian yang tidak menutup aurat, penonton yang sekali-sekala muncul di kaca TV dengan pakaian yang begitu 'sakit mata', dan juga iklan-iklan yang tak pernah lari daripada menggunakan para wanita sebagai daya penarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_JriafIFpgro/SFAZC0O-X4I/AAAAAAAAAS8/z-V960K_QUw/s1600-h/IMG_0145.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 157px; height: 210px;" src="http://bp3.blogger.com/_JriafIFpgro/SFAZC0O-X4I/AAAAAAAAAS8/z-V960K_QUw/s320/IMG_0145.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210692305039548290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;'Anak Yang baru mengenal dunia'&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Baru-baru ini saya sempat beriadhah di padang berhampiran rumah mertua saya.&lt;img style="width: 33px; height: 33px;" class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/2184/senamva0.gif" alt=":senam:" title=":senam:" /&gt; Main badminton bersama zauj, anak dan adik-adik ipar. di hujung padang terdapat kanak-kanak kurang 13 tahun sedang bermain bola sepak. jelasnya, kaum india bertarung dengan bangsa melayu. Yang paling ketara, dalam setiap minit, pasti ada maki hamun yang dikeluarkan oleh kanak-kanak melayu. &lt;img style="width: 37px; height: 37px;" class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193317-dontcare.gif" alt=":yawn:" title=":yawn:" /&gt;Kanak-kanak india, wallahua'lam, ana x faham bahasa mereka. Cuba fikirkan, sejauh mana selamatnya anak kita daripada lingkungan masyarakat yang begitu. bukan saja keluar bersosial tidak selamat dengan gejala-gejala yang buruk, bahkan di rumah juga mungkin boleh terpengaruh dengan TV yang sentiasa terpasang di ruang tamu rumah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, agak nger melihat keadaan kanak-kanak terutamanya yang berada dalam masyarakat sekarang. Ngeri bukan kerana wajah mereka, tetapi, sikap mereka yang sudah pandai maki hamun, sombong dan cakap kotor di khalayak ramai. Mereka juga nanti akan menjadi sebahagian daripada rakan sekelas kepada anak-anak kita nanti. Na'uzubillah....&lt;img style="width: 31px; height: 31px;" class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/5963/konsleths8.gif" alt=":konslet:" title=":konslet:" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini ana lihat, lebih baik untuk menjalankan homeschool kepada anak-anak ana kelak. Juga tanggungjawab kita semua dalam menyampaikan dan berda'wah kepada masyarakat supaya mereka lebih dekat dengan Islam. Para ibu, ziarahlah jiran-jiran berhampiran rumah kita. &lt;img style="width: 29px; height: 29px;" class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/3656/ngacirzy5.gif" alt=":ngacir:" title=":ngacir:" /&gt;Cubalah untuk menyampaikan fikrah yang Islami pada mereka agar mereka turut menyampaikan fikrah Islami pada anak-anak mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam...&lt;br /&gt;ummu_abdullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-6046750274049676942?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/6046750274049676942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=6046750274049676942&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/6046750274049676942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/6046750274049676942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/06/pengaruh.html' title='Pengaruh...'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_JriafIFpgro/SFAZC0O-X4I/AAAAAAAAAS8/z-V960K_QUw/s72-c/IMG_0145.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-3303235729913252390</id><published>2008-06-03T11:55:00.002+08:00</published><updated>2008-06-03T12:01:36.190+08:00</updated><title type='text'>Seminar Rumah Tangga JUN 08</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;em&gt;Assalamualaikum w.b.t&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada ikhwah dan akhwat, untuk mendapatkan maklumat lanjut &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tentang SRT JUN 08&lt;br /&gt;Sila lawati laman web ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://seminarumahtangga.wordpress.com/"&gt;http://seminarumahtangga.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-3303235729913252390?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/3303235729913252390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=3303235729913252390&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3303235729913252390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3303235729913252390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/06/seminar-rumah-tangga-jun-08.html' title='Seminar Rumah Tangga JUN 08'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-1561383362664665625</id><published>2008-05-15T17:39:00.003+08:00</published><updated>2008-12-02T21:41:47.280+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Awas, 5 perosak hati</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/SCwGJcWFozI/AAAAAAAAAAo/wW4CihlcH6M/s1600-h/540896900l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200538429003506482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/SCwGJcWFozI/AAAAAAAAAAo/wW4CihlcH6M/s320/540896900l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap detik dan saat yang kita lalui, banyak yang kita lakukan. Terkadang tanpa kita sedari ada perkara-perkara yang kita lakukan itu akan memberi kesan kepada hati kita sama ada kita sedari ataupun tidak. Di sini, akan dibicarakan tentang 5 perosak hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati adalah pengendali. Jika ia baik, baik pula perbuatannya. Jika ia rusak, rusak pula perbuatannya. Maka menjaga hati dari kerusakan adalah niscaya dan wajib.&lt;br /&gt;Tentang perusak hati, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan ada lima perkara, 'bergaul dengan banyak kalangan (baik dan buruk), angan-angan kosong, bergantung kepada selain Allah, kekenyangan dan banyak tidur.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergaul dengan banyak kalangan&lt;br /&gt;Pergaulan adalah perlu, tapi tidak asal bergaul dan banyak teman. Pergaulan yang salah akan menimbulkan masalah. Teman-teman yang buruk lambat laun akan menghitamkan hati, melemahkan dan menghilangkan rasa nurani, akan membuat yang bersangkutan larut dalam memenuhi berbagai keinginan mereka yang negatif.&lt;br /&gt;Dalam tataran riel, kita sering menyaksikan orang yang hancur hidup dan kehidupannya gara-gara pergaulan. Biasanya out put semacam ini, karena motivasi bergaulnya untuk dunia. Dan memang, kehancuran manusia lebih banyak disebabkan oleh sesama manusia. Karena itu, kelak di akhirat, banyak yang menyesal berat karena salah pergaulan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata, 'Aduhai (dulu) kiranya aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu telah datang kepadaku." (Al-Furqan: 27-29).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf: 67).&lt;br /&gt;"Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain), dan tempat kembalimu adalah Neraka, dan sekali-kali tidak ada bagimu para penolong." (Al-Ankabut: 25).&lt;br /&gt;Inilah pergaulan yang didasari oleh kesamaan tujuan duniawi. Mereka saling mencintai dan saling membantu jika ada hasil duniawi yang diingini. Jika telah lenyap kepentingan tersebut, maka pertemanan itu akan melahirkan duka dan penyesalan, cinta berubah menjadi saling membenci dan melaknat.&lt;br /&gt;Karena itu, dalam bergaul, berteman dan berkumpul hendaknya ukuran yang dipakai adalah kebaikan. Lebih tinggi lagi tingkatannya jika motivasi pertemanan itu untuk mendapatkan kecintaan dan ridha Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larut dalam angan-angan kosong&lt;br /&gt;Angan-angan kosong adalah lautan tak bertepi. Ia adalah lautan tempat berlayarnya orang-orang bangkrut. Bahkan dikatakan, angan-angan adalah modal orang-orang bangkrut. Ombak angan-angan terus mengombang-ambingkannya, khayalan-khayalan dusta senantiasa mempermainkannya. Laksana anjing yang sedang mempermainkan bangkai. Angan-angan kosong adalah kebiasaan orang yang berjiwa kerdil dan rendah.&lt;br /&gt;Masing-masing sesuai dengan yang diangankannya. Ada yang mengangan-kan menjadi raja atau ratu, ada yang ingin keliling dunia, ada yang ingin mendapatkan harta kekayaan melim-pah, atau isteri yang cantik jelita. Tapi itu hanya angan-angan belaka.&lt;br /&gt;Adapun orang yang memiliki cita-cita tinggi dan mulia, maka cita-citanya adalah seputar ilmu, iman dan amal shalih yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Dan ini adalah cita-cita terpuji. Adapun angan-angan kosong ia adalah tipu daya belaka. Nabi n memuji orang yang bercita-cita terhadap kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergantung kepada selain Allah&lt;br /&gt;Ini adalah faktor terbesar perusak hati. Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya dari bertawakkal dan bergantung kepada selain Allah.&lt;br /&gt;Jika seseorang bertawakkal kepada selain Allah maka Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut kepada sesuatu yang ia bergantung kepadanya. Allah akan menghinakannya dan menjadikan perbuatannya sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan sesuatu pun dari Allah, juga tidak dari makhluk yang ia bergantung kepadanya. Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sekali-kali tidak, kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka." (Maryam: 81-82)&lt;br /&gt;"Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka." (Yasin: 74-75)&lt;br /&gt;Maka orang yang paling hina adalah yang bergantung kepada selain Allah. Ia seperti orang yang berteduh dari panas dan hujan di bawah rumah laba-laba. Dan rumah laba-laba adalah rumah yang paling lemah dan rapuh.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, secara umum, asal dan pangkal syirik adalah dibangun di atas ketergantungan kepada selain Allah. Orang yang melakukannya adalah orang hina dan nista. Allah berfirman, artinya: "Janganlah kamu adakan tuhan lain selain Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah)." (Al-Isra': 22)&lt;br /&gt;Terkadang keadaan sebagian manusia tertindas tapi terpuji, seperti mereka yang dipaksa dengan kebatilan. Sebagian lagi terkadang tercela tapi menang, seperti mereka yang berkuasa secara batil. Sebagian lagi terpuji dan menang, seperti mereka yang berkuasa dan berada dalam kebenaran. Adapun orang yang bergantung kepada selain Allah (musyrik) maka dia mendapatkan keadaan yang paling buruk dari empat keadaan manusia, yakni tidak terpuji dan tidak ada yang menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan&lt;br /&gt;Makanan perusak ada dua macam.&lt;br /&gt;Pertama , merusak karena dzat/materinya, dan ia terbagi menjadi dua macam. Yang diharamkan karena hak Allah, seperti bangkai, darah, anjing, binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. Kedua, yang diharamkan karena hak hamba, seperti barang curian, rampasan dan sesuatu yang diambil tanpa kerelaan pemiliknya, baik karena paksaan, malu atau takut terhina.&lt;br /&gt;Kedua , merusak karena melampaui ukuran dan takarannya. Seperti berlebihan dalam hal yang halal, kekenyangan kelewat batas. Sebab yang demikian itu membuatnya malas mengerjakan ketaatan, sibuk terus-menerus dengan urusan perut untuk memenuhi hawa nafsunya. Jika telah kekenyangan, maka ia merasa berat dan karenanya ia mudah mengikuti komando setan. Setan masuk ke dalam diri manusia melalui aliran darah. Puasa mempersempit aliran darah dan menyumbat jalannya setan. Sedangkan kekenyangan memperluas aliran darah dan membuat setan betah tinggal berlama-lama. Barangsiapa banyak makan dan minum, niscaya akan banyak tidur dan banyak merugi. Dalam sebuah hadits masyhur disebutkan:"Tidaklah seorang anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk dari memenuhi perutnya (dengan makanan dan minuman). Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap (makanan) yang bisa menegakkan tulang rusuknya. Jika harus dilakukan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan tidur&lt;br /&gt;Banyak tidur mematikan hati, memenatkan badan, menghabiskan waktu dan membuat lupa serta malas. Di antara tidur itu ada yang sangat dibenci, ada yang berbahaya dan sama sekali tidak bermanfaat. Sedangkan tidur yang paling bermanfaat adalah tidur saat sangat dibutuhkan.&lt;br /&gt;Segera tidur pada malam hari lebih baik dari tidur ketika sudah larut malam. Tidur pada tengah hari (tidur siang) lebih baik daripada tidur di pagi atau sore hari. Bahkan tidur pada sore dan pagi hari lebih banyak madharatnya daripada manfaatnya.&lt;br /&gt;Di antara tidur yang dibenci adalah tidur antara shalat Shubuh dengan terbitnya matahari. Sebab ia adalah waktu yang sangat strategis. Karena itu, meskipun para ahli ibadah telah melewatkan sepanjang malamnya untuk ibadah, mereka tidak mau tidur pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Sebab waktu itu adalah awal dan pintu siang, saat diturunkan dan dibagi-bagikannya rizki, saat diberikannya barakah. Maka masa itu adalah masa yang strategis dan sangat menentukan masa-masa setelahnya. Karenanya, tidur pada waktu itu hendaknya karena benar-benar sangat terpaksa.&lt;br /&gt;Secara umum, saat tidur yang paling tepat dan bermanfaat adalah pada pertengahan pertama dari malam, serta pada seperenam bagian akhir malam, atau sekitar delapan jam. Dan itulah tidur yang baik menurut pada dokter. Jika lebih atau kurang daripadanya maka akan berpengaruh pada kebiasaan baiknya. Termasuk tidur yang tidak bermanfaat adalah tidur pada awal malam hari, setelah tenggelamnya matahari. Dan ia termasuk tidur yang dibenci Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari Mufsidaatul Qalbi Al-Khamsah, min kalami Ibni Qayyim Al-Jauziyyah/Abu Okasha Ainul Haris)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-1561383362664665625?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/1561383362664665625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=1561383362664665625&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/1561383362664665625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/1561383362664665625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/05/awas-5-perosak-hati.html' title='Awas, 5 perosak hati'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/SCwGJcWFozI/AAAAAAAAAAo/wW4CihlcH6M/s72-c/540896900l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-6427595486530791624</id><published>2008-05-02T23:15:00.001+08:00</published><updated>2008-05-02T23:23:53.855+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Tingkatkan Amalanmu</title><content type='html'>Saudaraku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kita merenung diri kita cukup untuk menilai sejauh mana ketaatan kita kepada Allah ta’ala. Merenung setakat manakah keimanan terhadap Yang Maha Kuasa dan settingi mana pengorbanan yang telah dicurahkan untuk mentaati Allah ta’ala. Cukuplah dengan sabda nabi s.a.w bahawa orang yang bijak dan cerdik ialah mereka yang sentiasa menilai diri mereka dan beramal untuk persediaan selepas kematian. Hisablah amalan kita sebelum ia dihisab. Sudah tentu kita meyakini bahawa allah tidak menjadikan kita sia-sia. Firman Allah ta’ala: “Maka apakah kamu mengira bahawa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main dan bahawa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami.” (al-mukminun: 115)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menyedari hakikat ini, ketaatan perlu dibuktikan dengan amal soleh. Amalan soleh yang perlu disertakan dengan keikhlasan, keazaman dan keinsafan sehingga kita dapat merasakan kemanisan dan kelazatan beribadah. Ahmad bin Harb berkata: Bahawa aku telah menyembah Allah ta’ala selama lima puluh tahun dan aku tidak mendapati kemanisan beribadah sehingga aku meninggalkan tiga perkara. Pertama, aku meninggalkan keredhaan manusia sehingga aku data menyuarakan kebenaran. Kedua, aku jauhi daripada bersahabat dengan orang fasiq sehingga aku dapat bersama-sama para solihin. Ketiga, aku tinggalkan kelazatan dunia sehingga aku dapat merasai kemanisan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketaatan apakah yang kita fahami selama ini?... Amal soleh apakah yang kita kerjakan sehingga hati masih lalai dan lupa untuk meninggalkan maksiat dan larangan Allah ta’ala, hitam dan kotor dihinggapi syaitan durjana. Apatah lagi jika sudah tidak ada saki baki di dalam hati untuk ditempatkan cahaya dan nur Allah ta’ala. Firman Allah ta’ala: “Sesungguhnya beuntung orang yang menyucikan jiwa itu dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (as-syams: 9-10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Anas r.a, ia berkata: “Sesungguhnya Muaz bin Jabal pernah menghadap Rasulullah ketika beliau sedang menangis. Lalu Rasulullah s.a.w bertanya, bagaimana keadaanmu hari ini wahai Muaz?. Muaz menjawab, saya seorang mukmin yang benar. Nabi bersabda, setiap perkataan itu harus ada buktinya, maka apakah bukti perkataanmu itu?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadah yang kita ucapkan perlu dibuktikan, iman yang kita yakini perlu diiringi dengan buah amalan yang merupakan satu-satunya bentuk ketaatan lahiriah semata-mata kerana Allah. Firman Allah s.w.t: “…Dia adalah tuhan kami dan tuhan kamu. Bagi kami amalan kami dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami dengan tulus mengabdikan diri.” (al-baqarah: 139) Tidak ada sesuatu yang akan menyucikan hati kita melainkan kefahaman yang dilahirkan dengan amalan. Amalan inilah yang akan menjaga kemaslahatan kita di dunia dan akhirat. As-Syahid Hasan al-Banna mengatakan bahawa beliau melihat ramai manusia yang membaca dan mempunyai ilmu, tetapi sukar bagi mereka untuk menukarkan ilmu tersebut dalam bentuk amalan. Apa yang kita inginkan hanyalah redha Allah. Iringan amalan perlu diperkuatkan berterusan sehingga tidak pudar amalan apabila lemah imannya. Jadikan amalan sebagi bukti pengakuan atau ucapan syahadah kita kepada Allah ta’ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-6427595486530791624?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/6427595486530791624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=6427595486530791624&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/6427595486530791624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/6427595486530791624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/05/tingkatkan-amalanmu.html' title='Tingkatkan Amalanmu'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-574865422345739046</id><published>2008-04-28T02:31:00.004+08:00</published><updated>2008-04-28T02:47:53.408+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Karakteristik Isteri Aktivis Dakwah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;Seorang aktivis dakwah memerlukan isteri yang ‘tidak biasa’. &lt;/span&gt;&lt;img style="font-family: georgia;" class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/105.gif" alt="rindu" title="rindu" /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;Kenapa? Karena mereka tidak hanya memerlukan istri yang pandai merawat, pandai memasak, pandai mengurus rumah, pandai mengelola keuangan, cekap dalam hal-hal berkenaan urusan rumahtangga. Maaf, bukan bermaksud mengecilkan, berbagai kepandaian dan kecekapan itu adalah bekalan ‘standard’ yang memang harus dimiliki oleh seorang isteri, tanpa memandang adakah suaminya seorang aktivis atau bukan&lt;/span&gt;&lt;img style="font-family: georgia;" class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="sengihnampakgigi" title="sengihnampakgigi" /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;. Atau dengan kata lain, seorang perempuan dikatakan siap untuk menikah dan menjadi seorang isteri jika dia memiliki berbagai-bagai bekalan yang standard itu. Namun bagaimana jika sudah jadi isteri, tapi tidak punya bekalan itu? Ya, jangan hanya diam, belajarlah. Istilah popularnya ‘learning by doing’.&lt;/span&gt;&lt;img style="font-family: georgia;" class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187078-%E6%B0%B4%E8%8D%89%E8%88%9E.gif" alt=":woooh:" title=":woooh:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;Kembali kepada pokok perbahasan kita. Menjadi isteri aktivis bererti bersedia untuk mempelajari dan memiliki bekalan ‘di atas standard’. Berikut ini adalah bekalan yang diperlukan oleh isteri aktivis atau yang ingin menikah dengan aktivis dakwah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;1. Bekalan Yang Bersifat Pemahaman (fikrah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;Hal paling penting yang harus difahami oleh isteri seorang aktivis dakwah, bahawa suaminya pastinya tidak sama dengan suami pada umumnya. Seorang aktivis dakwah adalah orang yang mempersembahkan waktunya, gerak amalnya, getar hatinya, dan seluruh hidupnya demi tegaknya dakwah Islam dalam rangka meraih ridha Allah. Mendampingi seorang aktivis adalah mendampingi seorang prajurit Allah. Tak ada yang dicintai seorang aktivis dakwah melebihi cintanya kepada Allah, Rasul, dan berjihad di jalan-Nya. Jadi, siapkan dan ikhlaskan diri kita untuk menjadi cinta ‘kedua’ bagi suami kita, karena cinta pertamanya adalah untuk dakwah dan jihad! Ayuh bangun dari lena kalian… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: georgia;font-family:georgia;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Bekalan Yang Bersifat Ruhiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusahalah untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jadikan hanya Dia tempat bergantung semua harapan. Yakinlah bahwa ada Kehendak, Qadha, dan Qadar Allah yang berlaku dan pasti terjadi, sehingga tak perlu takut atau khuwatir melepaskan suami pergi berdakwah ke manapun. Yakinlah bahwa Dialah Sang Pemilik dan Pemberi Rezeki, yang berkuasa melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi sesiapa yang Dia kehendaki. Bekalan ini akan sangat membantu kita untuk bersikap ikhlas dan qana’ah ketika harus menjalani hidup bersahaja tanpa limpahan harta. Dan tetap berwaspada dalam setiap perkara agar tak menjadi takabur dan lalai ketika Dia melapangkan rezeki-Nya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Bekalan Yang bersifat Ma’nawiyah (mentaliti)&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/106.gif" alt="garupale" title="garupale" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah di antara bekalan berupa sikap mental yang diperlukan untuk menjadi istri seorang aktivis: kuat, tegar, gigih, kukuh, sabar, tidak manja (kecuali dalam batasan tertentu) dan mandiri. Tidak mengharapkan semuanya diselesaikan oleh suami. Namun ada upaya dari diri sendiri untuk terus mencuba dengan pe;bagai alternative.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Bekalan Yang bersifat Aqliyah (intelektualiti)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, seorang aktivis tidak hanya memerlukan pendengar setia. Ia perlukan isteri yang  boleh untuk diajak bersembang, tukar pikiran, musyawarah, atau perbincangan tentang kesibukan dan minatnya. Karena itu, banyaklah membaca, rajin mendatangi majlis-majlis ilmu supaya luas tsaqafah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Bekalan Yang Bersifat Jasadiyah (fizikal)&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193305-praise.gif" alt=":inlove:" title=":inlove:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal sihat, menjaga kebersihan, dan tidak selalu sakit saja. Jika fizikal kita sihat, kita dapat melakukan banyak hal, termasuk mengurus suami yang sibuk berdakwah. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesihatan, membiasakan pola hidup sihat, rajin beriadhah dan lain-lain. Selain itu, jangan lupakan masalah merawat wajah dan tubuh badan. Ingatlah, salah satu ciri isteri solehah adalah ‘menyenangkan ketika dipandang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/1b38f9e2.gif" alt=":sigh:" title=":sigh:" height="50" width="50" /&gt;Akhirnya, ada bekalan yang lain yang tak kalah penting. Itulah sikap mudah memaafkan. Bagaimanapun soleh dan taqwanya seorang aktivis, tak akan mengubah dia menjadi malaikat yang tak punya kesalahan. Seorang aktivis dakwah tetaplah manusia biasa yang pastinya dan mungkin untuk melakukan kesalahan. Bukankah tak ada yang ma’shum di dunia ini selain Baginda Rasulullah?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187087-%E6%98%8F.gif" alt=":tsk:" title=":tsk:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;p/s: para Ikhwannya juga sama dalam persediaan ini.&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/d5f02ecd.gif" alt=":okay:" title=":okay:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-574865422345739046?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/574865422345739046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=574865422345739046&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/574865422345739046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/574865422345739046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/seorang-aktivis-dakwah-memerlukan.html' title='Karakteristik Isteri Aktivis Dakwah'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-4549669790367169813</id><published>2008-04-17T04:05:00.005+08:00</published><updated>2008-04-17T04:37:06.791+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>ALLAH KNOWS</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: trebuchet ms; text-align: center;"&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 16px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 16px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 16px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 16px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 0px ! important; top: 15px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 340px ! important; top: 0px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="left: 340px ! important; top: 0px ! important;" title="Click here to block this object with Adblock Plus" class="abp-objtab-07049828833391152 visible" href="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/a&gt;&lt;object height="355" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/RpjIsSdsT6A&amp;amp;hl=en" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="355" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;" &gt;Akhwat fillah...&lt;/span&gt;&lt;img style="font-family: trebuchet ms;" class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/53.gif" alt="ros" title="ros" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;" &gt;Bila-bila saja diri kita boleh diuji dengan pelbagai kesusahan, keperitan dan kepayahan&lt;/span&gt;&lt;img style="font-family: trebuchet ms;" class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187113-%E6%93%A6%E6%B1%97.gif" alt=":sweaty:" title=":sweaty:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;" &gt;. Namun, Allah sekali lagi tidak pernah meninggalkan kita di belakannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;" &gt;Dengan ujian yang diturunkannya,Dia kurniakan bersama pertolongannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="font-family: trebuchet ms;" src="file:///C:/DOCUME%7E1/ainul/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-4.jpg" alt="" /&gt;&lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;" class="fullpost" &gt;Maka, tatkala terasa keperitan menanggung beban, ingatlah bahawa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Allah Knows"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;ALLAH KNOWS &lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you feel all alone in this world&lt;br /&gt;And there’s nobody to count your tears&lt;br /&gt;Just remember no matter where you are&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you’re carrying a monster load&lt;br /&gt;And you wonder how far you can go&lt;br /&gt;With every step on that road you take&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Cause) No matter what, inside or out&lt;br /&gt;There’s one thing of which there’s no doubt&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And whatever lies in the heavens and the Earth&lt;br /&gt;Every star in this whole universe&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you find that special someone&lt;br /&gt;Feel your whole life has barely begun&lt;br /&gt;You can walk on the moon shout it to everyone&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you gaze with love in your eyes&lt;br /&gt;Catch your glimpse of paradise&lt;br /&gt;And you see your child take the first breath of life&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you lose someone close to your heart&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif" alt="love" title="love" /&gt;&lt;br /&gt;See your whole world fall apart&lt;br /&gt;And you try to go on but it seems so hard&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See we all have a path to choose&lt;br /&gt;Through the valleys and hills we go&lt;br /&gt;With the ups and the downs never fret never frown&lt;br /&gt;Allah knows, Allah knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every grain of sands in every desert plants&lt;br /&gt;He knows…&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="sengihnampakgigi" title="sengihnampakgigi" /&gt;&lt;br /&gt;Every sheet of palm, every closed hand&lt;br /&gt;He knows…&lt;br /&gt;Every sparkling tear on every eye lash&lt;br /&gt;He knows…&lt;br /&gt;Every thought I had and every word I share&lt;br /&gt;He knows…&lt;br /&gt;Allah knows…&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/53.gif" alt="ros" title="ros" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-4549669790367169813?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/4549669790367169813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=4549669790367169813&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/4549669790367169813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/4549669790367169813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/allah-knows.html' title='ALLAH KNOWS'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-3009599261673357226</id><published>2008-04-16T19:18:00.003+08:00</published><updated>2008-04-17T04:34:01.099+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Tanda-tanda Iman Lemah dan Cara-cara Mengatasinya</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_JriafIFpgro/SAXhZUmSIQI/AAAAAAAAALQ/9X_afQH-kvs/s1600-h/drlove.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 162px; height: 131px;" src="http://bp2.blogger.com/_JriafIFpgro/SAXhZUmSIQI/AAAAAAAAALQ/9X_afQH-kvs/s200/drlove.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189801970756624642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Keimanan manusia tidak seperti malaikat. pun juga seperti iblis la'natullah. Keimanan Manusia selalu dinamik, naik dan turun, sebagaimana sabda nabi Muhammad," Al imanu yaziidu wa yanqus, jadiidu." yang artinya iman itu kadang naik dan kadang turun, maka perbaharuilah selalu iman itu.&lt;/span&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ainul/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-5.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Berikut Tanda-tanda &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lemahnya Iman&lt;/span&gt; seseorang ;&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/67.gif" alt="peace" title="peace" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;1. Terus menerus melakukan dosa dan tidak merasa bersalah&lt;br /&gt;2. Berhati keras dan tidak berminat untuk membaca Al-Qur'an&lt;br /&gt;3. Berlambat-lambat dalam melakukan kebaikan, seperti terlambat untuk melakukan shalat&lt;br /&gt;4. Meninggalkan sunnah&lt;br /&gt;5. Memiliki suasana hati yang goyah, seperti bosan dalam kebaikan dan sering gelisah&lt;br /&gt;6. Tidak merasakan apapun ketika mendengarkan ayat Al-Qur'an dibacakan, seperti ketika Allah mengingatkan tentang hukumanNya dan janji-janjiNya tentang kabar baik.&lt;br /&gt;7. Kesulitan dalam berdzikir dan mengingat Allah&lt;br /&gt;8. Tidak merasa risau ketika keadaan berjalan bertentangan dengan syari'ah&lt;br /&gt;9. Menginginkan jawatan dan kekayaan&lt;br /&gt;10. Kikir dan bakhil, tidak mau memberi rezeki yang dikaruniakan oleh Allah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:georgia;"  class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;11. Memerintahkan orang lain untuk berbuat kebaikan, sementara dirinya sendiri tidak melakukannya.&lt;br /&gt;12. Merasa senang ketika urusan orang lain tidak berjalan seperti biasa&lt;br /&gt;13. Hanya memperhatikan yang halal dan yang haram, dan tidak menghindari yang makruh&lt;br /&gt;14. Mengolok-olok orang yang berbuat kebaikan kecil, seperti membersihkan masjid&lt;br /&gt;15. Tidak mau memperhatikan kondisi kaum muslimin&lt;br /&gt;16. Tidak merasa bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu demi kemajuan Islam&lt;br /&gt;17. Tidak mampu menerima musibah yang menimpanya, seperti menangis dan meratap-ratap di kuburan&lt;br /&gt;18. Suka membantah, hanya untuk berbantah-bantahan, tanpa memiliki bukti&lt;br /&gt;19. Merasa asyik dan sangat tertarik dengan dunia, kehidupn duniawi, seperti merasa resah hanya ketika kehilangan sesuatu materi kebendaan&lt;br /&gt;20. Merasa asyik (ujub) dan taksub pada diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal berikut dapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meningkatkan keimanan&lt;/span&gt; kita&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/16.gif" alt="encem" title="encem" /&gt;:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;1. Tilawah Al-Qur'an dan mentadabburi maknanya, hening dan dengan suara yang lembut tidak tinggi, maka Insya Allah hati kita akan lembut. Untuk mendapatkan keuntungan yang optima, yakinkan bahwa Allah sedang berbicara dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menyedari keagungan Allah. Segala sesuatu berada dalam kekuasaannya. Banyak hal di sekitar kita yang kita lihat, yang menunjukkan keagunganNya kepada kita. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendakNya. Allah maha menjaga dan memperhatikan segala sesuatu, bahkan seekor semut hitam yang bersembunyi di balik batu hitam dalam kepekatan malam sekalipun&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187078-%E6%B0%B4%E8%8D%89%E8%88%9E.gif" alt=":woooh:" title=":woooh:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;3. Berusaha menambah pengetahuan, setidaknya hal-hal dasar yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berwudlu dengan benar. Mengetahui arti dari nama-nama dan sifat-sifat Allah, orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang berilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menghadiri majlis-majlis dzikir yang mengingat Allah. Malaikat mengelilingi majlis-majlis seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selalu menambah perbuatan baik. Sebuah perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah akan memudahkan jalan bagi seseorang yang bershadaqah dan juga memudahkan jalan bagi orang-or&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ang yang berbuat kebaikan. Amal-amal kebaikan harus dilakukan secara berterusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Merasa takut kepada akhir hayat yang buruk. Mengingat kematian akan mengingatkan kita dari terlena terhadap kesenangan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengingat fasa-fasa kehidupan akhirat, fasa ketika kita diletakkan dalam kubur, fasa ketika kita diadili, fasa keti&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ka kita dihadapkan pada dua kemungkinan, akan berakhir di surga, atau neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Berdo'a, menyadari bahwa kita memerlukankan Allah. Merasa kecil di hadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala harus kita tunj&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ukkan&lt;br /&gt;dengan berbuat. Kita harus berharap semoga Allah berkenan menerima shalat-shalat kita, dan senantiasa merasa takut akan melakukan kesalahan. Malam hari sebelum tidur, sebaiknya kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; bermuhasabah, memperhitungkan perbuatan kita sepanjang hari itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;10. Menyadari akibat dari berbuat dosa dan pelanggaran. Iman&lt;br /&gt;seseorang akan bertambah dengan melakukan kebaikan, dan menurun&lt;br /&gt;dengan melakukanperbuatan buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;11. Semua yang terjadi adalah karena Allah menghendaki hal itu terjadi. Ketika musibah menimpa kita, itupun dari Allah.&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/48.gif" alt="topi" title="topi" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-3009599261673357226?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/3009599261673357226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=3009599261673357226&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3009599261673357226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3009599261673357226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/tanda-tanda-iman-lemah-dan-cara-cara.html' title='Tanda-tanda Iman Lemah dan Cara-cara Mengatasinya'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_JriafIFpgro/SAXhZUmSIQI/AAAAAAAAALQ/9X_afQH-kvs/s72-c/drlove.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-975900060639258760</id><published>2008-04-16T17:46:00.004+08:00</published><updated>2008-04-17T08:02:42.443+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komik'/><title type='text'>Untukmu</title><content type='html'>&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu01.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu02.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu03.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu04.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu05.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu06.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu07.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu08.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu09.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu10.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu11.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu12.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i70.photobucket.com/albums/i116/bart1403/untukmu13.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-975900060639258760?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/975900060639258760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=975900060639258760&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/975900060639258760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/975900060639258760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/untukmu.html' title='Untukmu'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-8721916524245598204</id><published>2008-04-08T11:20:00.009+08:00</published><updated>2008-04-10T20:04:47.928+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Da&apos;wah'/><title type='text'>Tarbiyyah dan dakwah</title><content type='html'>Assalamualaikum….&lt;br /&gt;Tarbiyyah dan dakwah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat tarbiyyah dan dakwah ini perlu seiringan. Ibarat isi dan kuku saling melengkapi antara satu sama lain. Tiada ertinya tarbiyyah tanpa dakwah, dan tiada ertinya dakwah tanpa tarbiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbiyyah tanpa dakwah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbiyyah itu adalah potensi seperti air di dalam tubuh manusia. Sememangnya air amat diperlukan dalam tubuh badan manusia. Terdapat kira-kira 70% air dalam tubuh badan manusia. Walaubagaimanapun, ia perlu bergerak dan dijelmakan dalam bentuk yang pelbagai seperti darah dan sebagainya. Jika air itu diperam didalam badan dan ia tidak dibuang, ia akan menyebabkan penyakit kepada tubuh badan manusia. Maksudnya disini, segala ilmu dan potensi yang dibina dalam tarbiyyah yang tidak diterjemahkan dalam bentuk aplikasi dakwah akan menyebabkan seseorang itu penuh dengan penyakit hati sehingga lebih suka menjadi penghukum daripada menyeru kearah kebenaran. Tanpa dakwah, tarbiyyah akan merosakkan diri seseorang kerana merasakan dirinya sahaja yang betul dan individu lain salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dakwah tanpa tarbiyyah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbiyyah adalah seperti minyak yang menyediakan tenaga dan menyalurkan kekuatan dan menjadi modal kepada pendakwah. Jika pada awlnya si pendakwah bersemangat untuk mengajak manusia ke arah kebaikan, ia akan ketandusan minyak jika tidak dibekalkan dari semasa ke semasa. Apabila ia ketandusan minyak, bukan sahaja dakwah tidak dapat dilaksanakan dengan baik malah kadang-kadang si pendakwah itu sendiri aka merasa letih dan tidak mahu meneruskan kerja dakwah. Inilah asas kepada keguguran di medan dakwah. Tarbiyyah yang kurang mantap memudahkan seseorang itu gugur daripada jalan yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama seseorang itu berada di jalan dakwah ini, dia akan dapat merasakan kejenuhan dan kelelahan di jalan ini.&lt;br /&gt;Kejenuhan seperti inilah jika ia tidak dirawat pasti akan merebakkan penyakit yang lebih parah, iaitu seseorang itu mudah futur dan berguguran di jalan dakwah ini. Ayuhlah wahai ikhwah dan akhwat, bersihkan kembali hati kita, ikhlaskan kembali niat kita. Semoga Allah akan memudahkan usaha kita dalam rangka menyeru dan mengejutkan kembali umat Islam yang masih lena dibuai mimpi-mimpi indah... "Barangsiapa yang langkah permulaannya telah dicemari dengan niat-niat yang tidak bersih maka dia tidak akan sanggup untuk terus berada di dalam jalan dakwah ini..." -Muhammad Ahmad ar-Rasyid. Wallahualam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tarbiyyah bukanlah segala-galanya, tetapi segalanya sia-sia tanpa tarbiyyah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-8721916524245598204?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/8721916524245598204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=8721916524245598204&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/8721916524245598204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/8721916524245598204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/tarbiyyah-dan-dakwah.html' title='Tarbiyyah dan dakwah'/><author><name>akhwat solehah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06823988750835443572</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://bp1.blogger.com/_qdfhNfrUfJ0/R9ZU_3ay1jI/AAAAAAAAAAM/R5rKMo31Qfo/S220/sakinah004.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-4356135014386098721</id><published>2008-04-08T09:52:00.005+08:00</published><updated>2008-04-16T18:36:04.438+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Da&apos;wah'/><title type='text'>Kehancuran Akan Datang Jika Kemaksiatan Di Atas Kebaikan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Diriwayatkan&lt;/span&gt;  dari Aisyah Ra, ia berkata kepada Rasulullah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Ya Rasulullah, akankah Allah menimpakan bencana kepada kita meskipun terdapat antara kita orang-orang yang soleh?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Rasulullah menjawab, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Ya, bila kejahatan mereka merata."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; (HR Muslim: 7164)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;riwayat lain disebutka&lt;/span&gt;n, Allah memerintahkan kepada Jibril menenggelamkan sebuah perkampungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Tuhan, di kampung tersebut terdapat seorang hamba yang sentiasa menyembahMU"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; tegas Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Jibril, dia adalah orang pertama yang harus kau tenggelamkan."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;    "Mengapa ya Rabb?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;    "Kerana dia tidak pernah sesekali marah atas namaKU"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa? Sebab bencana tidak hanya menimpa ahli maksiat, malah untuk semua. Ketika kita tidak berusaha untuk mengubahnya, kita semua akan binasa kerana bencana yang diturunkan oleh Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangun sikap optimis, maka kebersamaanlah yang harus anda dahulukan. Dengan tidak hanya melakukan iktikaf di masjid seumur hidup dan berdalih, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Perubahan di luar masjid bukan menjadi tanggungjawab saya."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Tidak, kerana kita semua harus memahami Islam dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ungkapan di atas bukan bermaksud larangan untuk beriktikaf. Namun, ibadah iktikaf hendaklah disusuli dengan praktikalnya di luar masjid iaitu penyeruan kepada Allah dengan ramah dan peringatan yang baik. Menyeru kepada ummat agar meninggalkan berbuatan maksiat, dan berjuang di jalan Allah dalam rangka meninggikan kalimatnya serta mengembalikan posisi umat ke tempat yang pernah terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahamilah ungkapan Umar al-Khattab berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Sebuah perkampungan sangat mungkin ditimpa bencana, meski penuh dengan kegiatan amal                 kebaikan." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;    "Bagaimana itu terjadi?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt; Saidina Umar menjawab, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;"Bila kemaksiatan menang atas kebaikan"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt; "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Kejahatan terselubung hanya akan membahayakan pelakunya. Berbeza dengan kejahatan                     terang-terangan yang didiamkan orang-orang, kejahatan ini dapat membahayakan semua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rsululah SAW bersabda, "Demi Tuhan, kalian harus melakukan amar ma'ruf dan nahi munkar. Jika tidak, Allah akan menimpakan bencana kepada kalian. Ketika itu, mesti kalian memohon (kepadaNYA), (namun) Dia tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; pernah  memperkenankannya" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(HR Tarmidzi: 2169)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, betapa mengerikan ketika kami hidup dalam alam realiti ini. bukankah ini adalah realiti kita dengan Allah? Akankah kita berhenti untuk memohon kepada Allah, sebab dia tidak lagi mendengar doa-doa kita? Sangat disayangkan, banyaknya daripada kita yang telah hilang sifat sabar. Maka tidak ada jalan keluar dalam keadaan sulit ini, kecuali kembali kepada Allah, bersabar atas ujianNYA, dan berdoa dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan, hingga allah memperkenankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat Fillah,&lt;br /&gt;Islam menghendaki kebersamaan dan bukan keegoan. Maka ikutilah seruan agama yang memberikan kebahagiaan kepada siapa pun yang meyakini dan melaksanakan hukum aturanNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Rujukan: Gayyir Nafsaka! Ubahlah Dirimu! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Penulis: Amru Khalid&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-4356135014386098721?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/4356135014386098721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=4356135014386098721&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/4356135014386098721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/4356135014386098721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/kehancuran-akan-datang-jika-kemaksiatan.html' title='Kehancuran Akan Datang Jika Kemaksiatan Di Atas Kebaikan'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-3598509237667132471</id><published>2008-04-08T09:45:00.007+08:00</published><updated>2008-04-10T20:14:50.532+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Lelaki Baik Untuk Perempuan yang Baik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/R_rO46oNamI/AAAAAAAAAJw/OYgLAV9Zya8/s1600-h/love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 143px;" src="http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/R_rO46oNamI/AAAAAAAAAJw/OYgLAV9Zya8/s200/love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186685398076451426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah S.W.T berfirman, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Perempuan yang jahat untuk lelaki yang jahat dan lelaki yang jahat untuk perempuan yang jahat, perempuan yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk perempuan yang baik.&lt;/span&gt;” (an-Nur':26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah janji Allah S.W.T buat semua manusia. Seandainya kita menginginkan isteri atau suami yang baik, kita haruslah terlebih dahulu menjadi seorang yang baik. Tak mungkin seorang yang baik akan mendapatkan wanita yang tidak baik atau sebaliknya. Seandainya anda masih meragui kalimah ilahi, kalimah siapakah lagi yang tinggal untuk anda ikuti?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat saya kemudiannya memberi komentar mengenai ayat ini, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kalau macam tu, tak nak lah kahwin dulu. Saya nak memperbaiki diri sampai layak mendapat isteri yang lebih baik&lt;/span&gt;.” Astaghfirullahal'adzim, bertapa buruknya pandangan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, membersihkan serta memperbaiki diri dan iman tidak boleh dicampurkan dengan niat kerana selain Allah SWT. Itu namanya syirik. Bagaimana seorang boleh mengatakan ingin memperbaiki diri untuk mendapatkan pasangan yang lebih baik sedang diwaktu dia menyatakan perkara tersebut dia sedang menduakan Tuhan. Pembersihan dan pembaikan yang cuba dilakukan malah boleh bertukar menjadi pengotoran dan perosakan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang hamba menikah, maka telah sempurnalah setengah agamanya. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah pada setengah yang lain.” Jika menikah itu menyempurnakan setengah dari agama, apakah sarana pembersihan dan pembaikan diri yang lebih utama berbandingnya? Seorang yang belum nikah bererti belum sampai separuh pun keimanan yang ada di dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, perkataan “lebih” itu membawa maksud perbandingan antara dua. Bagaimana untuk mengukur “lebih” andai tiada yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat kalaupun dia dapat mengetahui “lebih baik” itu, seandainya dia mendapat seorang yang tidak sebaik dirinya, bagaimana? Sedangkan dia telah meletakkan kriteria sendiri mengenai yang “lebih baik”. Sedangkan Allah SWT maha tahu. Mungkin sahaja kita cuma nampak baik, atau merasakan diri baik, atau nama lainnya perasan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah S.W.T dengan kehebatannya dalam mencipta dan menjadikan alam semesta telah menetapkan suatu sistem yang sangat sempurna iaitu islam. Lantas Allah S.W.T menyuruh hamba-hambanya agar taat dan patuh terhadap agama ini dan masuk ke dalamnya dengan seluruh hati dan jiwa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-3598509237667132471?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/3598509237667132471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=3598509237667132471&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3598509237667132471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/3598509237667132471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/lelaki-baik-untuk-perempuan-yang-baik.html' title='Lelaki Baik Untuk Perempuan yang Baik'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/R_rO46oNamI/AAAAAAAAAJw/OYgLAV9Zya8/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4000358960590416522.post-7344389946284355845</id><published>2008-04-02T21:23:00.006+08:00</published><updated>2008-04-10T20:27:00.852+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Da&apos;wah'/><title type='text'>"Geologist" dan Da'ie</title><content type='html'>&lt;span lang="MS"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Bismillahirahmanirrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="MS"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/RfDMc0zfljI/AAAAAAAAABI/p6QpmTXLz_4/s1600-h/GEO.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/RfDMc0zfljI/AAAAAAAAABI/p6QpmTXLz_4/s320/GEO.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039752778610611762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="MS"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Dakwah , satu perkataan yang boleh kita korelasikan dengan sebuah pendakian . (91:11 ) . Susah ker nak mendaki ? bagi ana ia suatu yang menarik dan mencabar . Kerja2 kerja penadakian ini sebenarnya suatu yang sangat menyeronokkan . mana tak nyer dapat melihat alam , mandi manda di air terjun, cabaran gelapnya malam dan cabaran binatang yang hidup di dalamnya terutamanya pacat dan nyamuk2 . Dan kegembiraan yang paling seronok adalah apabila berada di puncaknya . Masyaallah . Merentas sungai , memanjat cerun licin , jatuh , kejang , luka dan kepenatan itu suatu yang manis bila di kenang tapi pahit ketika melalui nya . semua itu patut di lalui untuk sampai kepuncak .&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Pendakian yang paling menyeronokkan apabila bersama rakan2 . Sebab susah senang sama2 . Kalo penat berhenti jap kat air terjun, makan . Kalau ada yang sakit kita papah , dan kita perlahankan langkah untuk berikan sokongan dan temani dia agar tidak rasa di tinggalkan. Tapi yang paling sedih apa bila ada dikalangan kawan2 yang tidak mahu meneruskan perjalanan ke kemuncaknya . Tidak dapat bersama2 menikmati nikmat berada di puncak . Sebabnya dia sendiri tidak larat , atau pun tidak sanggup untuk terus dicabar dengan kesusuhan bermalam di hutan yang sejuk dan ketidaksedapan makanan yang akan di makan sepanjang perjalanan. Almaklumla bekalan makanan yang di bawa sangatlah minim agar kita tidak terbeban dengan bekalan itu sendiri. Mgkn berada di luar hutan itu lebih baik baginya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu nilai bila ana pergi fieldwork ataupun jungle tracking bersama2 member , nilai kerjasama , walaupun mereka sendiri tidak belajar dan dapat bahan ukhuwah , tapi sikap mereka seolah2 telah mendarah daging nilai ukhuwah itu. Yang bersungguh2 memberi semangat pada yang lemah , yang kuat memberi tenaga membatu yang lemah dan sama2 menanggung dalam membuat keputusan dalam pemilihan track ataupun laluan . itu yang akhirnya kami sama2 dapat memetakan kawasan tersebut yang berpuluh kilometer persegi dengan jayanya.Berpanas , berhujan semuanya bersama tanpa payung . bagi ana inilah pengalaman yang paling menyeronokkan dan mencabar kerana inilah tugas sebenar seorang geologist .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Semuanya ini ana nak comparekan kita sebagai seorang daie yang mana kita akan mendaki gunung hubbu dunia , meredah hutan masyarakat , mengharung sungai2 kejahilan . kesemuanya kita akan hadapi nya dengan penuh optimis dan ketenangan serta kesabaran walaupun pahit sebab seorang daie jiwanya besar ,sukakan cabaran . Malahan cabaran yang kita akan hadapi jauh lebih besar dari sekadar sebuah pendakian gunung . kerana dengan cabaran dan kesulitan serta kesusahan daie terus mandiri , dan dengan keperitan di bernafas dan dengan fitnah ia terus berevolusi ke arah kemajuan tertinggi . Akhirnya kalau seorang geologist setelah merentas hutan dia akan berhasil memetakan kawasan dengan ciri2 geologi ,tetapi seorang daie dia akan memetakan kawasan yang dilaluinya dengan kalimah lailahaillallah .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Dalam perjalanan sebuah pendakian seorang daie pasti dia tidak akan keseorangan ,kerana hidupnya ukhuwah. Malahan dalam mengharungi cabaran ini pasti kalau kita seorang yang hidup ‘berjemaah’ pasti lebih tenang dan optimis kalau di bandingkan ukhuwah yang ana bina hanya sekadar di fieldwork .kerana ukhuwah itu di bina atas alasan duniawi , tapi ukhuwah yang dibina di atas jalan dakwah pastinya atas dasar iman yang jauh lebih murni dan hakiki . Pastinya kita lebih tenang ya lebih tenang dan pasti tenang sekiranya ukhuwah kita kerana ALLAH . Kalau itu belum di perolehi mari kita dalamkan iman , luruskan niat .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 35.4pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Tetapi dalam pendakian itu pasti dia akan menghadapi fenomena ‘saqata’ nya rakan2 seperjuangan . Di sinilah nilai ukhuwah dan stamina (iman) yang kita bina sejak di base camp akan teruji sebab pendakian ke puncak akan semakin curan , tekanan semakin extreme . Stamina dan bekalan iman perlu disiapkan agar boleh menampung ketika lemahnya semangat berkurangnya tenaga .Berehatlah sejenak di pertengahan jalan sambil menikmati pemandangan dan nikmat yang Allah berikan kerana inilah pertolongan dan nikmat yang Allah berikan kepada daie . tetapi jgn terlalu lama dan asyik kerana itu hanya persinggahan , ambil apa yang perlu . &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Ana menulis ini sebagai satu coretan rasa sempena gugurnya anak halaqah ana dari jalan dakwah ini. Tapi satu yang paling penting yang perlu kita review dan muhasabah adalah ibrah yang allah nak sampaikan pada kita. Memang biasa ikhwah atau akhwat kita berguguran atau ‘keluar’ halaqah kerana itu sunnatullah untuk membersihkan saff dakwah , macam jugak mati itu perkara biasa pasti ada yang akan mati ; tapi nilai di sebalik kematian itulah dimana yang orang2 masih hidup perlu menilai kembali dan mengambil ibrah di sebaliknya.so apabila anak halaqah kita keluar , beguguran adakah kita hanya mengatakan ini perkara biasa?? &lt;b&gt;Memang ia perkara biasa tetapi pengajarannya dan ibrah nya luar biasa bagi siapa yang mahu mengambil pelajaran .&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt;Waallahualam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan: Ukht Islahi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="MS"&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="MS"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4000358960590416522-7344389946284355845?l=akhwatsolehah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/feeds/7344389946284355845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4000358960590416522&amp;postID=7344389946284355845&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7344389946284355845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4000358960590416522/posts/default/7344389946284355845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akhwatsolehah.blogspot.com/2008/04/geologist-dan-daie.html' title='&quot;Geologist&quot; dan Da&apos;ie'/><author><name>ummu_abdullah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JriafIFpgro/SMVq8sbeWTI/AAAAAAAAAXE/ZbMa8EkcqZk/S220/DSC05566.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_JriafIFpgro/RfDMc0zfljI/AAAAAAAAABI/p6QpmTXLz_4/s72-c/GEO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
